Cara Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Pendahuluan: Mengenal Lebih Dekat Tanaman Anggur

Hai, pembaca setia! Apakah kamu sudah pernah menanam tanaman anggur? Tanaman ini sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita. Buah anggur yang manis dan segar sangat nikmat dikonsumsi dan dapat beragam olahan makanan. Selain itu, dari buah anggur juga bisa diambil untuk dijadikan wine. Tanaman anggur juga merupakan tanaman yang sangat mendukung keberlangsungan hidup kita karena memiliki sifat fotosintesis sehingga dapat menghasilkan oksigen.

Mungkin kamu yang baru saja tertarik ingin menanam bibit anggur tapi belum tahu caranya. Jangan kuatir! Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara menanam bibit anggur ala nenek moyang.

Langkah-Langkah Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

1. Menentukan Lokasi Tanam

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan lokasi tanam. Tanaman anggur sebaiknya ditanam di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung selama minimal 6 jam per hari. Selain itu, tanah yang digunakan sebaiknya memiliki pH 6-6,5 dan memiliki sistem drainase yang baik.

2. Persiapan Lahan Tanam

Setelah menentukan lokasi tanam, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan lahan tanam. Bersihkan lahan dari segala jenis gulma dan batu-batu kecil. Sesuaikan juga ukuran lubang tanam dengan ukuran akar bibit anggur dengan kedalaman 60-70 cm.

3. Menyiapkan Bibit Anggur

Pilih bibit anggur yang sehat dan bebas dari penyakit dengan batang yang kuat. Sebelum ditanam, rendam bibit anggur dalam air selama 24 jam untuk menjaga kelembaban akar dan mencegah bibit layu setelah ditanam. Selain itu, berikan pupuk organik pada bibit anggur sehari sebelum ditanam.

4. Menanam Bibit

Letakan bibit anggur pada lubang tanam lalu rapatkan tanah dengan rapat. Berikan sedikit air untuk memastikan bibit anggur tersiram dengan baik.

5. Memasang Tiang Penyangga

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman anggur, pasang tiang penyangga dalam jarak 1 meter dari bibit anggur dan ikat bibit anggur menggunakan tali ke tiang penyangga tersebut.

6. Menyiram Bibit Anggur

Agar bibit anggur tetap lembab, siram bibit anggur setiap 2 hari sekali. Pastikan tetap memberi persediaan air yang cukup pada bibit anggur agar tumbuh dengan baik.

7. Memangkas Bibit Anggur

Jika bibit anggur memiliki ranting yang membelit, maka segeralah memangkasnya agar tidak mempengaruhi pertumbuhan bibit anggur. Pangkas juga bagian pucuk bibit anggur setinggi 4-5 cm dari tanah dan sisakan 2-3 tangkai ranting dengan 2-3 mata tunas.

8. Memupuk Tanaman

Sebuah bibit anggur masih memerlukan nutrisi dalam pertumbuhan. Berikanlah pupuk pada bibit anggur setiap 1-2 bulan sekali agar pertumbuhan bibit anggur tetap terjaga dan membaik.

9. Membudidayakan Kuncup

Untuk memperbanyak bibit anggur, belah kuncup bibit anggur di bagian tengah lalu letakkan dalam kantong plastik yang telah disemprot air selama 6-8 minggu. Setelah itu, bibit anggur yang tumbuh siap dipisahkan dari kuncup bibit anggur utama dan ditanam secara terpisah.

10. Melakukan Penyemprotan Anti Hama dan Penyakit

Penyakit dan hama dapat merusak pertumbuhan bibit anggur. Oleh karena itu, lakukan penyemprotan anti hama dan penyakit pada bibit anggur setiap 2 minggu sekali.

11. Memetik dan Memanen Buah

Panen buah anggur dapat dilakukan setelah 3-5 tahun penanaman. Pilih buah anggur yang sudah matang secara fisiologis dengan ukuran yang cukup besar dan berkualitas baik. Kuncup buah anggur tidak perlu dipetik, cukup potong tangkai buah anggur yang diinginkan.

12. Merawat Tanaman

Merawat tanaman anggur tidak hanya berhenti setelah panen buah. Tanaman anggur perlu tetap dirawat agar tetap tumbuh kuat dan sehat. Lakukanlah pemangkasan ranting dan pupuk organik pada bibit anggur secara teratur untuk menjaga kondisi tanaman anggur tetap baik.

Tips dan Trik Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

1. Memilih Bibit Anggur

Pilih bibit anggur yang berasal dari petani lokal atau tempat yang memiliki iklim yang sama seperti tempat kamu tinggal.

2. Menjaga Kadar Air Tanah

Perhatikan kadar air pada tanah tempat kamu menanam. Kekurangan air dapat menyebabkan bibit anggur menjadi kering dan kelebihan air dapat menyebabkan tanah tergenang dan membahayakan bibit anggur.

3. Menjaga Kondisi Drainase

Memiliki drainase yang baik dapat memastikan tanah terbebas dari genangan dan air berlebih. Hal ini akan membuat bibit anggur tetap segar dan tumbuh dengan baik.

4. Persiapan Lahan Tanam

Sebelum ditanam, pastikan lahan tanam bersih dari ganggang dan bebatuan kecil yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bibit anggur.

5. Menanam Bibit Anggur Secara Teratur

Menganam bibit anggur teratur dapat menghasilkan hasil produksi yang baik dan berkelanjutan. Jadi jangan hanya menanam bibit anggur dari waktu ke waktu dan segeralah merencanakan berapa kali menanam bibit anggur dalam satu tahunnya.

6. Menyiram Bibit Anggur Secara Teratur

Menyiram bibit anggur secara teratur agar tetap lembab dan sehat. Pastikan tidak terlalu sering menyiram bibit anggur agar tidak terlalu banyak air yang menumpuk.

7. Memompa Nutrisi

Setelah melakukan proses menanam bibit anggur, selain menyiram, buatlah kondisi tanah bibit anggur dengan kandungan nutrisi yang cukup. Pemupukan atau pengapuran sangat diperlukan untuk menjaga kualitas bibit anggur.

8. Mengecek Kondisi Tanaman Secara Rutin

Mengecek kondisi tanaman anggur secara rutin untuk memastikan tidak ada gangguan dan kondisi tanaman anggur tetap optimal.

9. Memperhatikan Kondisi Pesticide

Menggunakan pesticide bukan hanya pada saat hama atau penyakit muncul. Penggunaan rutin garam dan asam sulfat membantu melindungi bibit anggur dari hama dan racun yang muncul karena cuaca yang buruk.

10. Berdoa dan Bertindak

Dalam usaha mencetak kesuksesan, berprinsip dan menyambung itu penting. Doakan bibit anggur agar cepat tumbuh dan bertindaklah agar bibit anggur cepat tumbuh dan memberi hasil yang baik.

Cara Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang: Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Menanam bibit anggur ala nenek moyang mempunyai beberapa kelebihan. Di antaranya adalah:

  • Bibit yang dihasilkan tahan terhadap kerusakan dan penyakit
  • Tidak memerlukan perawatan yang rumit
  • Dapat bertahan dalam kondisi lingkungan yang sulit
  • Berbungan lebih baik dibandingkan bibit-bibit modern
  • Lebih awet dibandingkan bibit-bibit modern

Kelebihan-kelebihan tersebut membuat tanaman anggur yang dirawat dengan teknik ala nenek moyang mampu tumbuh dan berbuah dengan baik meskipun dalam kondisi lingkungan dan cuaca yang buruk.

Kekurangan Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Menanam bibit anggur ala nenek moyang tentu juga memiliki kekurangan. Berikut adalah kekurangan yang perlu diperhatikan:

  • Proses menanam yang memakan waktu lama dan memerlukan ketelatenan
  • Hasil produksi lebih sedikit dibandingkan dengan bibit-bibit modern
  • Dapat mempengaruhi perkembangan bisnis produksi anggur secara komersial

Meskipun memiliki kekurangan, namun teknik menanam bibit anggur ala nenek moyang tetap diminati oleh sebagian petani anggur karena dianggap lebih memperhatikan kualitas hasil panen dibandingkan kuantitas.

FAQ

1. Apa itu bibit anggur?

Bibit anggur adalah tanaman awal yang ditanam untuk dijadikan pohon anggur yang siap menghasilkan buah anggur.

2. Bagaimana memilih bibit anggur yang baik?

Memilih bibit anggur yang sehat, tidak sakit, dan tidak cacat sangat penting. Pastikan memilih bibit yang berasal dari pohon anggur yang berkualitas.

3. Kapan waktu terbaik untuk menanam bibit anggur?

Waktu terbaik untuk menanam bibit anggur adalah saat musim semi dan musim gugur.

4. Bagaimana mempersiapkan lahan untuk menanam bibit anggur?

Lahan harus dipersiapkan dengan baik, harus tanah yang gembur dan subur serta terhindar dari batu dan akar yang besar. Sebaiknya kandungan pupuk di dalam tanah juga dioptimalkan.

5. Apakah anggur bisa ditanam di semua jenis tanah?

Tanah liat dan tanah berpasir tidak cocok untuk menanam anggur. Tanah lempung yang gembur adalah tanah yang baik untuk menanam anggur.

6. Bagaimana menanam bibit anggur di lahan kosong?

Siapkan lubang sekitar 30cm dalam dan 30cm lebar, kemudian masukkan bibit anggur ke dalam lubang tersebut. Setelah itu, tutup kembali dengan tanah gembur dan padatkan.

7. Bagaimana cara perawatan bibit anggur?

Bibit anggur membutuhkan udara yang cukup dan sinar matahari langsung. Sebaiknya memberikan pupuk di tepi lubang bibit anggur setiap tiga bulan sekali.

8. Kapan waktu terbaik untuk memberikan pupuk?

Waktu terbaik memberikan pupuk adalah pada awal musim semi dan di awal musim gugur.

9. Bagaimana menjaga kelembaban tanah sekitar bibit anggur?

Memberikan air pada bibit anggur secara teratur sangat penting untuk menjaga kelembaban tanah sekitar bibit anggur. Pastikan tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering ya.

10. Apakah perlu memberikan penyangga pada pohon anggur?

Ya, sangat penting memberikan dukungan pada tanaman anggur. Ada banyak jenis penyangga yang bisa digunakan, tetapi yang paling umum digunakan adalah rangkaian kawat.

11. Apa yang harus dilakukan jika tanaman anggur sakit?

Sebaiknya, periksa dengan teliti apa yang menyebabkan tanaman anggur menjadi sakit. Jika penyebabnya adalah serangga atau jamur, maka gunakan pestisida atau obat khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

12. Kapan musim panen anggur?

Musim panen anggur biasanya terjadi pada musim gugur.

13. Bagaimana memastikan anggur sudah siap untuk panen?

Anggur siap untuk panen ketika buahnya sudah cukup besar dan berwarna gelap. Selain itu, pastikan buah anggur juga sudah lepas dari tangkainya dengan mudah.

Kesimpulan

Menanam bibit anggur ala nenek moyang memang memerlukan ketelatenan dan tekad yang kuat, namun ketika Anda bisa membuatnya tumbuh dengan baik, kesenangan dan kebahagiaan yang didapatkan akan sangat memuaskan. Selain itu, khasiat anggur untuk kesehatan juga sangat baik, sehingga bisa saja menjadi bisnis yang menguntungkan di masa depan. Dengan mengikuti langkah-langkah dan tips di atas, diharapkan nantinya bibit anggur Anda akan tumbuh baik dan mencapai hasil yang maksimal.

Penutup

Banyak sekali cara menanam bibit anggur yang beredar di masyarakat, namun cara menanam ala nenek moyang masih menjadi pilihan yang banyak dipilih. Hal ini tentu saja dikarenakan metodenya yang sudah teruji selama ribuan tahun dan bisa menjamin keberhasilan. Selain itu, cara menanam ala nenek moyang juga sangat cocok untuk dilakukan oleh para pemula yang ingin mencoba menanam anggur. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin menanam anggur dengan cara sederhana namun efektif. Sampai jumpa pada artikel berikutnya!

Cara Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Pendahuluan: Mengenal Lebih Dekat Tanaman Anggur

Hai, pembaca setia! Apakah kamu sudah pernah menanam tanaman anggur? Tanaman ini sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita. Buah anggur yang manis dan segar sangat nikmat dikonsumsi dan dapat beragam olahan makanan. Selain itu, dari buah anggur juga bisa diambil untuk dijadikan wine. Tanaman anggur juga merupakan tanaman yang sangat mendukung keberlangsungan hidup kita karena memiliki sifat fotosintesis sehingga dapat menghasilkan oksigen.

Mungkin kamu yang baru saja tertarik ingin menanam bibit anggur tapi belum tahu caranya. Jangan kuatir! Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara menanam bibit anggur ala nenek moyang.

Langkah-Langkah Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

1. Menentukan Lokasi Tanam

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan lokasi tanam. Tanaman anggur sebaiknya ditanam di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung selama minimal 6 jam per hari. Selain itu, tanah yang digunakan sebaiknya memiliki pH 6-6,5 dan memiliki sistem drainase yang baik.

2. Persiapan Lahan Tanam

Setelah menentukan lokasi tanam, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan lahan tanam. Bersihkan lahan dari segala jenis gulma dan batu-batu kecil. Sesuaikan juga ukuran lubang tanam dengan ukuran akar bibit anggur dengan kedalaman 60-70 cm.

3. Menyiapkan Bibit Anggur

Pilih bibit anggur yang sehat dan bebas dari penyakit dengan batang yang kuat. Sebelum ditanam, rendam bibit anggur dalam air selama 24 jam untuk menjaga kelembaban akar dan mencegah bibit layu setelah ditanam. Selain itu, berikan pupuk organik pada bibit anggur sehari sebelum ditanam.

4. Menanam Bibit

Letakan bibit anggur pada lubang tanam lalu rapatkan tanah dengan rapat. Berikan sedikit air untuk memastikan bibit anggur tersiram dengan baik.

5. Memasang Tiang Penyangga

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman anggur, pasang tiang penyangga dalam jarak 1 meter dari bibit anggur dan ikat bibit anggur menggunakan tali ke tiang penyangga tersebut.

6. Menyiram Bibit Anggur

Agar bibit anggur tetap lembab, siram bibit anggur setiap 2 hari sekali. Pastikan tetap memberi persediaan air yang cukup pada bibit anggur agar tumbuh dengan baik.

7. Memangkas Bibit Anggur

Jika bibit anggur memiliki ranting yang membelit, maka segeralah memangkasnya agar tidak mempengaruhi pertumbuhan bibit anggur. Pangkas juga bagian pucuk bibit anggur setinggi 4-5 cm dari tanah dan sisakan 2-3 tangkai ranting dengan 2-3 mata tunas.

8. Memupuk Tanaman

Sebuah bibit anggur masih memerlukan nutrisi dalam pertumbuhan. Berikanlah pupuk pada bibit anggur setiap 1-2 bulan sekali agar pertumbuhan bibit anggur tetap terjaga dan membaik.

9. Membudidayakan Kuncup

Untuk memperbanyak bibit anggur, belah kuncup bibit anggur di bagian tengah lalu letakkan dalam kantong plastik yang telah disemprot air selama 6-8 minggu. Setelah itu, bibit anggur yang tumbuh siap dipisahkan dari kuncup bibit anggur utama dan ditanam secara terpisah.

10. Melakukan Penyemprotan Anti Hama dan Penyakit

Penyakit dan hama dapat merusak pertumbuhan bibit anggur. Oleh karena itu, lakukan penyemprotan anti hama dan penyakit pada bibit anggur setiap 2 minggu sekali.

11. Memetik dan Memanen Buah

Panen buah anggur dapat dilakukan setelah 3-5 tahun penanaman. Pilih buah anggur yang sudah matang secara fisiologis dengan ukuran yang cukup besar dan berkualitas baik. Kuncup buah anggur tidak perlu dipetik, cukup potong tangkai buah anggur yang diinginkan.

12. Merawat Tanaman

Merawat tanaman anggur tidak hanya berhenti setelah panen buah. Tanaman anggur perlu tetap dirawat agar tetap tumbuh kuat dan sehat. Lakukanlah pemangkasan ranting dan pupuk organik pada bibit anggur secara teratur untuk menjaga kondisi tanaman anggur tetap baik.

Tips dan Trik Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

1. Memilih Bibit Anggur

Pilih bibit anggur yang berasal dari petani lokal atau tempat yang memiliki iklim yang sama seperti tempat kamu tinggal.

2. Menjaga Kadar Air Tanah

Perhatikan kadar air pada tanah tempat kamu menanam. Kekurangan air dapat menyebabkan bibit anggur menjadi kering dan kelebihan air dapat menyebabkan tanah tergenang dan membahayakan bibit anggur.

3. Menjaga Kondisi Drainase

Memiliki drainase yang baik dapat memastikan tanah terbebas dari genangan dan air berlebih. Hal ini akan membuat bibit anggur tetap segar dan tumbuh dengan baik.

4. Persiapan Lahan Tanam

Sebelum ditanam, pastikan lahan tanam bersih dari ganggang dan bebatuan kecil yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bibit anggur.

5. Menanam Bibit Anggur Secara Teratur

Menganam bibit anggur teratur dapat menghasilkan hasil produksi yang baik dan berkelanjutan. Jadi jangan hanya menanam bibit anggur dari waktu ke waktu dan segeralah merencanakan berapa kali menanam bibit anggur dalam satu tahunnya.

6. Menyiram Bibit Anggur Secara Teratur

Menyiram bibit anggur secara teratur agar tetap lembab dan sehat. Pastikan tidak terlalu sering menyiram bibit anggur agar tidak terlalu banyak air yang menumpuk.

7. Memompa Nutrisi

Setelah melakukan proses menanam bibit anggur, selain menyiram, buatlah kondisi tanah bibit anggur dengan kandungan nutrisi yang cukup. Pemupukan atau pengapuran sangat diperlukan untuk menjaga kualitas bibit anggur.

8. Mengecek Kondisi Tanaman Secara Rutin

Mengecek kondisi tanaman anggur secara rutin untuk memastikan tidak ada gangguan dan kondisi tanaman anggur tetap optimal.

9. Memperhatikan Kondisi Pesticide

Menggunakan pesticide bukan hanya pada saat hama atau penyakit muncul. Penggunaan rutin garam dan asam sulfat membantu melindungi bibit anggur dari hama dan racun yang muncul karena cuaca yang buruk.

10. Berdoa dan Bertindak

Dalam usaha mencetak kesuksesan, berprinsip dan menyambung itu penting. Doakan bibit anggur agar cepat tumbuh dan bertindaklah agar bibit anggur cepat tumbuh dan memberi hasil yang baik.

Cara Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang: Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Menanam bibit anggur ala nenek moyang mempunyai beberapa kelebihan. Di antaranya adalah:

  • Bibit yang dihasilkan tahan terhadap kerusakan dan penyakit
  • Tidak memerlukan perawatan yang rumit
  • Dapat bertahan dalam kondisi lingkungan yang sulit
  • Berbungan lebih baik dibandingkan bibit-bibit modern
  • Lebih awet dibandingkan bibit-bibit modern

Kelebihan-kelebihan tersebut membuat tanaman anggur yang dirawat dengan teknik ala nenek moyang mampu tumbuh dan berbuah dengan baik meskipun dalam kondisi lingkungan dan cuaca yang buruk.

Kekurangan Menanam Bibit Anggur Ala Nenek Moyang

Menanam bibit anggur ala nenek moyang tentu juga memiliki kekurangan. Berikut adalah kekurangan yang perlu diperhatikan:

  • Proses menanam yang memakan waktu lama dan memerlukan ketelatenan
  • Hasil produksi lebih sedikit dibandingkan dengan bibit-bibit modern
  • Dapat mempengaruhi perkembangan bisnis produksi anggur secara komersial

Meskipun memiliki kekurangan, namun teknik menanam bibit anggur ala nenek moyang tetap diminati oleh sebagian petani anggur karena dianggap lebih memperhatikan kualitas hasil panen dibandingkan kuantitas.

FAQ

1. Apa itu bibit anggur?

Bibit anggur adalah tanaman awal yang ditanam untuk dijadikan pohon anggur yang siap menghasilkan buah anggur.

2. Bagaimana memilih bibit anggur yang baik?

Memilih bibit anggur yang sehat, tidak sakit, dan tidak cacat sangat penting. Pastikan memilih bibit yang berasal dari pohon anggur yang berkualitas.

3. Kapan waktu terbaik untuk menanam bibit anggur?

Waktu terbaik untuk menanam bibit anggur adalah saat musim semi dan musim gugur.

4. Bagaimana mempersiapkan lahan untuk menanam bibit anggur?

Lahan harus dipersiapkan dengan baik, harus tanah yang gembur dan subur serta terhindar dari batu dan akar yang besar. Sebaiknya kandungan pupuk di dalam tanah juga dioptimalkan.

5. Apakah anggur bisa ditanam di semua jenis tanah?

Tanah liat dan tanah berpasir tidak cocok untuk menanam anggur. Tanah lempung yang gembur adalah tanah yang baik untuk menanam anggur.

6. Bagaimana menanam bibit anggur di lahan kosong?

Siapkan lubang sekitar 30cm dalam dan 30cm lebar, kemudian masukkan bibit anggur ke dalam lubang tersebut. Setelah itu, tutup kembali dengan tanah gembur dan padatkan.

7. Bagaimana cara perawatan bibit anggur?

Bibit anggur membutuhkan udara yang cukup dan sinar matahari langsung. Sebaiknya memberikan pupuk di tepi lubang bibit anggur setiap tiga bulan sekali.

8. Kapan waktu terbaik untuk memberikan pupuk?

Waktu terbaik memberikan pupuk adalah pada awal musim semi dan di awal musim gugur.

9. Bagaimana menjaga kelembaban tanah sekitar bibit anggur?

Memberikan air pada bibit anggur secara teratur sangat penting untuk menjaga kelembaban tanah sekitar bibit anggur. Pastikan tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering ya.

10. Apakah perlu memberikan penyangga pada pohon anggur?

Ya, sangat penting memberikan dukungan pada tanaman anggur. Ada banyak jenis penyangga yang bisa digunakan, tetapi yang paling umum digunakan adalah rangkaian kawat.

11. Apa yang harus dilakukan jika tanaman anggur sakit?

Sebaiknya, periksa dengan teliti apa yang menyebabkan tanaman anggur menjadi sakit. Jika penyebabnya adalah serangga atau jamur, maka gunakan pestisida atau obat khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

12. Kapan musim panen anggur?

Musim panen anggur biasanya terjadi pada musim gugur.

13. Bagaimana memastikan anggur sudah siap untuk panen?

Anggur siap untuk panen ketika buahnya sudah cukup besar dan berwarna gelap. Selain itu, pastikan buah anggur juga sudah lepas dari tangkainya dengan mudah.

Kesimpulan

Menanam bibit anggur ala nenek moyang memang memerlukan ketelatenan dan tekad yang kuat, namun ketika Anda bisa membuatnya tumbuh dengan baik, kesenangan dan kebahagiaan yang didapatkan akan sangat memuaskan. Selain itu, khasiat anggur untuk kesehatan juga sangat baik, sehingga bisa saja menjadi bisnis yang menguntungkan di masa depan. Dengan mengikuti langkah-langkah dan tips di atas, diharapkan nantinya bibit anggur Anda akan tumbuh baik dan mencapai hasil yang maksimal.

Penutup

Banyak sekali cara menanam bibit anggur yang beredar di masyarakat, namun cara menanam ala nenek moyang masih menjadi pilihan yang banyak dipilih. Hal ini tentu saja dikarenakan metodenya yang sudah teruji selama ribuan tahun dan bisa menjamin keberhasilan. Selain itu, cara menanam ala nenek moyang juga sangat cocok untuk dilakukan oleh para pemula yang ingin mencoba menanam anggur. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin menanam anggur dengan cara sederhana namun efektif. Sampai jumpa pada artikel berikutnya!