Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji

Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji

Cabe rawit merupakan tumbuhan yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan cabe rawit dapat tumbuh dengan subur di Indonesia, terutama di daerah dataran rendah. Tumbuhan yang berasal dari Amerika ini sangat digemari oleh banyak orang lantaran rata-rata masyarakat Indonesia menyukai makanan yang rasanya pedas.

Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji
Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji

Akan tetapi, harganya yang cenderung naik turun (fluktuatif) membuat beberapa masyarakat cenderung enggan untuk membeli cabe rawit di pasar. Sebagian masyarakat tersebut cenderung untuk menanam cabe rawit sendiri di rumah. Selain dapat menghemat pengeluaran untuk membeli cabe rawit di pasar, budidaya cabe rawit juga dapat menghasilkan keuntungan dengan cara menjualnya kembali ke orang-orang yang membutuhkan.

Menanam cabe rawit sangatlah mudah, karena dapat ditanam di berbagai media tanam. Anda dapat menanam cabe rawit di polybag, halaman rumah, pot, tanah, dan lain sebagainya.

Menanam Cabe Rawit Secara Organik
Menanam Cabe Rawit Secara Organik

Kemungkinan rugi dalam budidaya tanaman cabe rawit sangatlah kecil, karena tanaman cabe rawit dapat bertahan dari berbagai macam hama yang menyerang jika dibandingkan dengan tanaman cabe biasa. Sebelum Anda memulai menanam cabe, Anda harus mengerti cara menanam cabe rawit yang baik dan benar.

Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji Agar Berbuah Lebat Secara Organik

1.Memilih Benih Cabe Rawit

Memilih benih yang baik merupakan langkah yang paling penting dalam menanam cabe rawit dari biji. Anda harus memilih benih cabe dari pohon cabe yang berkualitas baik, berbuah banyak, dan juga tidak berpenyakit. Pohon cabe yang sangat baik digunakan buahnya dalam proses pembibitan adalah pohon cabe yang sudah panen antara 4 hingga 6 kali, karena pada saat itu kualitas benihnya sedang sangat baik.

Terdapat 2 langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengambil benih cabe rawit.

  • Pertama. Pilih pohon cabe yang bagus, kemudian biarkan cabe rawit tersebut hingga mengering pada pohon. Kemudian baru petik dan ambil biji cabe rawit pada tengah cabe tersebut.
  • Kedua. Petik cabe rawit dari pohon cabe yang bagus, kemudian potong secara hati-hati kemudian ambil biji cabenya. Setelah itu, rendam biji cabe dengan air. Saat itu akan terlihat mana biji cabe rawit yang bagus dan mana yang jelek. Biji cabe rawit dengan kualitas yang buruk dapat dilihat jika biji tersebut mengapung saat direndam air. Setelah itu ambil biji cabe rawit yang tenggelam kemudian dijemur tidak di bawah terik matahari langsung. Anda dapat menjemur di teras rumah yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Jika biji sudah kering, langsung disemaikan.

2. Menyemai Benih Cabe Rawit

Mungkin beberapa dari Anda ada yang bertanya-tanya, mengapa benih harus disemai dulu tidak langsung ditanam pada media tanam?

Penyemaian benih bertujuan untuk mengetahui mana bibit cabe rawit yang bagus dan mana yang jelek, dengan menyemai benih cabe Anda dapat mengetahui benih yang cacat. Berikut ini cara menyemai bibit cabe rawit.

  • Rendam benih dengan air hangat selama 6 jam sebelum disemai.
  • Buatlah media semai kurang lebih sedalam 6 hingga 11 cm, gunakan campuran pupuk kompos dan juga tanah dengan perbandingan 2:1.
  • Agar tidak berdesakan saat tumbuh, beri jarak kira-kira 9cm saat menyemai benih pada media semai.
  • Gunakan karung goni basah untuk menutup media semai, tutup selama 4 hari.
  • Setelah 4 hari, ganti karung goni dengan plastik transparan.
  • Kemudian setelah 1 bulan atau sekitar 30 hari, benih yang sudah disemai akan tumbuh menjadi bibit, ciri-ciri bibit cabe rawit yang sudah siap tanam adalah memiliki daun 4 helai atau lebih.

3. Menanam Bibit Cabe Rawit

Dalam menanam bibit cabe rawit, terdapat 2 pilihan yaitu menanam menggunakan polybag, atau ditanam langsung pada lahan (tanah). Gunakan polybag berukuran 30cm jika Anda ingin menggunakan polybag, karena nantinya tanaman akan bertumbuh besar serta membutuhkan media tanam yang kuat. Jika Anda ingin menanam langsung pada lahan, bajaklah lahan kemudian campurkan dengan pupuk kandang. Setelah itu, buat bedengan selebar 1 meter dan juga tinggi sekitar 30cm. Kemudian buat lubang dengan jarak 60cm antar lubangnya.

Lakukan pemindahan bibit tanaman cabe rawit dengan hati-hati, jangan sampai merusak agar tanaman.

4. Merawat Tanaman Cabe Rawit

Merawat cabe rawit bisa dibilang gampang gampang susah, Anda cukup memberi air satu hari sekali saja. Cara pemupukan cabe rawit juga cukup mudah, Anda hanya perlu memberikan pupuk pada tanaman cabe rawit setelah selesai dipanen saja. Jangan lupa untuk membuang rumput liar di sekitar tanaman cabe rawit Anda, agar tidak kehilangan nutrisi dari pupuk dan air.

Mudah bukan cara menanam cabe rawit agar berbuah lebat? Lakukan cara menanam cabe rawit dari biji di atas secara runtut untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Demikian, semoga bermanfaat ya!

Pencarian terbaru:

  • cara menyemai biji cabe merah
  • merek cabe rawit paling bagus

One Reply to “Cara Menanam Cabe Rawit dari Biji”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *