Cara Menanam Ciplukan

Gambar Ciplukan

Ciplukan merupakan salah satu jenis buah yang dapat dikonsumsi sebagai bahan vitamin untuk tubuh. Buah ciplukan juga ternyata memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan kita, cara untuk budidaya ciplukan juga merupakan hal yang mudah. Apalagi ciplukan tergolong tanaman yang mudah hidup.

Jika Anda ingin melakukan budidaya ciplukan, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

Menyiapkan Benih Ciplukan

Untuk budidaya ciplukan, benih dapat diperoleh dari ciplukan yang sudah tua atau matang di pohon. Pilih buah yang sudah matang dan keluarkan bijinya. Nantinya buah tersebut akan mengeluarkan daging lunak dan isinya. Jemur biji ciplukan tersebut sampai kering sebelum siap untuk disemaikan di media semai.

Menyiapkan Media Semai

Media semai yang digunakan untuk ciplukan dapat berupa polybag atau pot. Atau, penyemaian juga dapat dilakukan dengan bedeng. Pilihlah media semai dengan tanah yang gembur yang halus dan sudah dicampur dengan kompos. Untuk perawatannya, benih ciplukan dengan media semai polybag atau pot lebih mudah daripada persemaian dengan bedeng.

Menyemaikan Benih Ciplukan

Proses semai pada budidaya ciplukan dilakukan untuk membentuk kecambah. Proses penyemaian dengan polybag dan pot dapat dilakukan dengan sederhana dan mudah. Namun jika Anda melakukan penyemaian dengan bedeng, maka sebaiknya tutup bedeng dengan plastik untuk mengurangi penguapan air, mengurangi paparan sinar matahari berlebih, menghindari paparan hujan, dan mencegah serangan hama maupun penyakit. Bibit ciplukan yang sudah tumbuh sekitar 15 cm sudah dapat dipindahkan ke lahan yang lebih luas.

Menyiapkan Lahan untuk Menanam

Selama menunggu proses semai bibit, Anda dapat mempersiapkan media tanam yang hendak digunakan untuk tanaman ciplukan. Untuk lahan dapat menggunakan sawah, kebun, pekarangan, atau bisa juga ditanam dengan teknik hidroponik. Gemburkan tanah dengan bajak atau cangkul. Setelah itu tambahkan pupuk kompos dan campur dengan tanah.

Proses Menanam Bibit Ciplukan di Lahan

Tahap berikutnya untuk cara budidaya ciplukan adalah memindahkan bibit ke lahan penanaman. Bibit yang sudah disemaikan biasanya memiliki kelemahan seperti batang yang lunak, akar yang sedikit, dan jumlah daun yang sedikit. Jadi pada saat memindahkan bibit tersebut ke lahan penanaman, lakukan secara hati-hati. Setelah itu, segera tanam benih ciplukan pada lahan yang sudah diberi kompos tadi.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman ciplukan sangatlah mudah. Cara perawatannya hampir sama seperti tanaman sayuran. Anda dapat menyiram tanaman ciplukan tersebut secara rutin namun jangan sampai tanahnya terlalu basah. Jenis tanaman ini tidak memerlukan air yang terlalu banyak sehingga cukup siram sampai tanahnya lembab.

Pemupukan Ciplukan

Dalam budidaya ciplukan, Anda juga dapat melakukan pemupukan tanaman dengan dosis pupuk yang sama dengan tanaman tomat. Beri pupuk fosfor dan kalium di lubang taam dengan kedalaman yang sesuai dengan kondisi penanaman bibit. Pemupukan pertama dapat diberikan pada hari ke-14 setelah ditanam dengan pupuk nitrogen. Pupuk tersebut diberikan di area sekitar tanaman dan berjarak sekitar 10 cm dari tanaman.

Pemupukan nitrogen yang kedua diberikan di hari ke-35 setelah masa tanam. Jika budidaya ciplukan tidak hanya diambil buahnya tetapi juga brankasnya, dosis pupuk nitrogen dapat ditambah dan pupuk fosfor kalium dikurangi. Sementara itu, pemberian pupuk untuk budidaya tumpang sari dapat disesuaikan dengan takaran pupuk untuk tanaman utamanya

Baca Juga : Cara Menanam Bunga

Demikianlah cara menanam ciplukan dengan mudah, Ciplukan dapat dipanen ketika buahnya sudah berwarna kuning atau kelopak bunganya mulai mengering dan menguning. Satu pohon ciplukan dapat menghasilkan sekitar 300 buah. Cukup banyak bukan?

Pencarian terbaru:

  • cara menanam bibit cemplukan
  • cara menanam bibit cimplukan
  • sinar matahari ceplukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *