Cara Menanam Jeruk dari Biji Nya

Pendahuluan

Selamat datang para pembaca setia, bagi Anda yang ingin memiliki kebun buah di rumah, Jeruk menjadi salah satu pilihan yang paling populer. Tidak hanya karena rasanya yang manis dan segar, namun juga mudah dijaga dan ditanam. Meski demikian, harga jeruk segar di pasaran masih cukup mahal dan terkadang kurang terjangkau oleh sebagian dari kita. Namun, jangan khawatir! Di artikel ini akan dibahas mengenai cara menanam jeruk mulai dari biji-biji yang Anda miliki sendiri. Simak langkah-langkahnya di bawah ini!

Langkah-Langkah Menanam Jeruk Dari Biji

Langkah 1: Mendapatkan Biji Jeruk

Langkah pertama dalam menanam jeruk adalah memastikan kita memiliki biji jeruk. Biji dapat diperoleh dari buah jeruk yang sudah kita beli di pasar atau toko buah terdekat. Pastikan biji yang dipilih tidak cacat dan sudah matang sempurna. Biji yang masih muda dipenuhi dengan air dan belum mengering, sehingga lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan jamur.

Langkah 2: Mempersiapkan Tanah

Biji jeruk yang bagus akan tumbuh dengan baik di tanah berpasir dan drainase yang baik. Pastikan ia mendapatkan sinar matahari yang cukup dan tidak terlalu banyak terkena angin. Hal ini penting untuk menjaga kelembaban di tanah, sehingga tidak terlalu kering atau basah. Persiapkan tanah dengan mencampurkan potongan kulit jeruk yang sudah diiris dengan pasir dan pupuk organik agar lebih subur.

Langkah 3: Menyemai Biji Jeruk

Setelah tanah siap, ambil biji dan cuci dengan air bersih hingga bersih. Kemudian rendam biji dalam air selama satu malam untuk membantu menghilangkan lapisan lilin yang melapisi biji agar lebih mudah ditumbuhi akar. Setelah itu, masukkan biji ke dalam pot berukuran 7,5 inci dengan jarak sekitar 2-3 inci antar biji. Tutup biji dengan tanah tipis sekitar 1,5 inci.

Langkah 4: Perawatan Bibit Jeruk

Yang harus diperhatikan selama proses ini adalah menjaga kelembaban tanah serta menjamin sterilnya lingkungan tumbuh tanaman. Jangan terlalu sering menyiram bibit terlalu basah namun biarkan tanah tetap lembab. Usahakan bibit jeruk dalam kondisi yang lembap dan suhu di sekitar bibit harus tetap dan tidak terlalu lembab atau kering. Perhatikan juga dengan sinar matahari yang masuk pada bibit jeruk yang akan tumbuh nanti.

Langkah 5: Menanam Jeruk

Basil bibit tersebut dalam 3-4 minggu. Setelah bibit cukup besar dan setidaknya setinggi 12-15 cm, ia siap untuk dipindahkan ke pot besar atau ke lahan terbuka. Untuk menanam jeruk, gali lubang dengan kedalaman dan lebar 2 kali dari pot serta tambahkan pupuk sisa makanan organik untuk memperkaya tanah. Kemudian letakkan tanaman di dalamnya dan tutup kembali dengan tanah. Siram dengan air dalam jumlah yang cukup, dan jangan lupa membuka sarang akar di bagian bawah pot untuk memastikan lingkungan di sekitar akar cukup oksigen.

Langkah 6: Pemangkasan

Setelah Anda menanam jeruk dari biji, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah pemangkasan tanaman. Pemangkasan bertujuan untuk mengatur pertumbuhan tanaman dan mendapatkan hasil video optinal. Dalam pemangkasan ada 2 jenis yang dapat dilakukan yaitu pemangkasan pemula dan pemangkasan lanjutan. Pemangkasan pemula dilakukan pada saat keperluan pemangkasan 3 sampai 4 daun saja. Sedangkan untuk pemangkasan lanjutan dapat dilakukan setelah tanaman mencapai usia 2-3 tahun, ketika pohon jeruk sudah mulai terbentuk.

Langkah 7: Pemupukan

Menurut para ahli pemupukan adalah hal yang penting agar tanaman jeruk dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah dengan kualitas yang bagus. Pemupukan dilakukan dengan memberikan bahan pupuk yang cukup pada tanaman secara rutin. Waktu yang tepat untuk melakukan pemupukan pada pohon jeruk adalah sekitar 3-4 kali dalam setahun. Namun jangan lupa bahwa pemupukan merupakan komponen yang sangat penting dalam menentukan apakah pohon jeruk yang ditanam dapat tumbuh subur atau tidak.

Langkah 8: Penyiraman

Perhatikan dengan sangat bagaimana kondisi tanaman jeruk terhadap kelembaban. Maka dari itu, jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin dua kali dalam satu hari. Namun, beberapa jenis jeruk seperti jeruk nipis dan jeruk limau cenderung lebih tahan kekeringan. Sehingga, memang sangat penting untuk memperhatikan jenis jeruk yang ditanam serta kondisi lingkungan di sekitarnya.

Langkah 9: Pemetikan Buah

Jika tanaman jeruk yang ditanam sudah menghasilkan buah, maka jangan lupa untuk memetiknya dari pohon. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memetik buah jeruk, pertama adalah memotong pegangan buah dari bagian pangkal, kedua memilih waktu yang tepat untuk memetik daun dan terakhir perhatikan cara memetik buah jeruk agar tidak merusak pohon.

Langkah 10: Menghindari Serangan Hama

Salah satu hal yang penting dalam menanam jeruk adalah menjaga tanaman dari serangan hama. Beberapa hama yang umum menyerang tanaman jeruk adalah kutu daun, ulat grayak dan belalang kuning. Ada beberapa cara alami yang dapat kita lakukan untuk mengusir hama yang menyerang tanaman jeruk, di antaranya penggunaan bahan-bahan organik seperti perasan jeruk yang dicampur air dan di semprotkan ke seluruh tubuh tanaman jeruk.

Langkah 11: Menjaga Kebersihan Lingkungan

Melestarikan lingkungan sangat penting untuk pertumbuhan tanaman jeruk yang sehat dan subur. Salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan di sekitar tanaman jeruk adalah menyingkirkan semua tumbuhan liar sehingga tanaman jeruk akan mendapatkan sinar matahari yang maksimal. Selain itu, pastikan untuk membuang dedaunan yang sudah mati, untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Langkah 12: Menjaga Kelembaban Udara

Jangan lupa untuk menjaga kelembaban di sekitar tanaman Jeruk. Aspek ini sangatlah penting dalam menentukan apakah tanaman terus subur dan produktif. Kelembaban udara yang optimal untuk pertumbuhan jeruk antara 50% hingga 70%. Pastikan ruangan tempat penempatan tanaman jeruk memiliki sirkulasi udara yang baik dan angin yang cukup untuk menyeimbangkan kelembaban udara.

Tips dan Trik Menanam Jeruk Dari Biji

Tip 1: Gunakan Pot Berlubang

Setelah biji jeruk tumbuh, sebaiknya menggunakan pot berlubang agar akar tanaman dapat bernafas sempurna.

Tip 2: Gunakan Air Bersih

Pastikan air yang digunakan dalam merawat tanaman jeruk tidak mengandung bahan kimia berlebih yang dapat merusak pertumbuhan tanaman.

Tip 3: Pilih Biji Jeruk Berkualitas

Biji jeruk berkualitas selalu dapat diidentifikasi dengan mudah. Pastikan untuk memilih biji jeruk yang matang sempurna dan tidak cacat.

Tip 4: Penyiraman Yang Tepat

Penyiraman adalah hal yang penting dalam merawat tanaman jeruk. Penyiraman yang tepat adalah yang dilakukan pada saat tanah sudah mulai agak kering.

Tip 5: Gunakan Pupuk Organik

Pupuk organik sangat efektif dalam membantu menjaga kesehatan dan ketahanan tanaman jeruk. Gunakan dosis yang tepat yang disimpulkan dari padanan jumlah tanaman dan disesuaikan dengan kemantapan lingkungan tempat tanaman berkumbang.

Tip 6: Perhatikan Sinar Matahari

Pastikan tanaman jeruk mendapat sinar matahari yang cukup tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Perekat sinar matahari sangatlah penting dalam mengatur tahap perkembangan tanaman.

Tip 7: Hindari Pemangkasan Saat Tanaman Sedang Berbunga

Jika pemangkasan dilakukan saat tanaman jeruk sedang berbunga, maka hal ini dapat mempengaruhi produksi buah di tahun berikutnya.

Tip 8: Bersihkan Lingkungan Secara Teratur

Kebersihan lingkungan sangatlah penting dalam merawat tanaman jeruk. Pastikan untuk membersihkan tanaman dan daun yang sudah mati secara teratur.

Tip 9: Berikan Perlindungan Pada Tanaman

Perlindungan pada tanaman dapat dilakukan dengan memberikan embel-embel dasar atau papan dalam waktu ketika cuaca buruk dalam masa tanaman.

Tip 10: Perhatikan Arus Angin

Tanaman jeruk membutuhkan udara yang segar dan seimbang. Pastikan ruangan di sekitar tanaman memiliki ventilasi yang baik.

Cara Menanam Jeruk dari Biji Nya: Kelebihan dan Kekurangan

Jeruk adalah salah satu buah yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tak heran jika banyak orang yang ingin menanam jeruk di rumahnya. Namun, tahukah kamu bahwa jeruk bisa ditanam dari biji yang sudah matang?

Kelebihan Menanam Jeruk dari Biji Nya

Salah satu kelebihan dari menanam jeruk dari bijinya adalah harganya yang murah. Kamu tidak perlu membeli bibit atau tanaman jeruk yang sudah siap tanam. Cukup dengan mengambil biji jeruk dari buah yang kamu beli di pasar atau supermarket.

Selain itu, menanam jeruk dari biji juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menantang. Kamu bisa mengamati perkembangan biji jeruk hingga menjadi tanaman yang besar dan menghasilkan buah jeruk.

Kekurangan Menanam Jeruk dari Biji Nya

Meskipun menanam jeruk dari biji memiliki kelebihan, namun kekurangannya juga perlu kamu ketahui. Pertama, waktu yang dibutuhkan untuk menanam jeruk dari biji hingga berbuah bisa sangat lama, bisa mencapai 5 hingga 7 tahun. Ini tentu membutuhkan kesabaran yang lebih.

Kedua, hasil dari pohon jeruk yang ditanam dari biji tidak selalu sama dengan buah jeruk yang kamu beli di pasar atau supermarket. Bahkan, ada kemungkinan buah yang dihasilkan tak enak atau kurang manis.

Meskipun demikian, menanam jeruk dari biji tetap bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menantang. Kamu hanya perlu memiliki kesabaran dan keinginan yang kuat untuk menanamnya hingga berbuah. Siapa tahu, hasilnya bisa lebih memuaskan dibanding membeli buah jeruk di pasar.

FAQ

1. Apakah saya bisa menanam jeruk dari bijinya?

Ya, Anda bisa menanam jeruk dari bijinya sendiri.

2. Apakah ada syarat tertentu untuk menanam jeruk dari biji?

Iya, syaratnya adalah biji yang akan ditanam harus segar dan berasal dari jeruk yang matang.

3. Kapan waktu yang tepat untuk menanam jeruk dari biji?

Waktu yang tepat untuk menanam jeruk dari biji adalah musim semi dan musim gugur.

4. Bagaimana cara menanam jeruk dari biji?

Pertama, masukkan biji ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 2,5 cm. Lalu, siram dengan air dan letakkan di tempat yang cukup terkena sinar matahari.

5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk biji jeruk bisa tumbuh menjadi tanaman jeruk?

Untuk biji jeruk bisa tumbuh menjadi tanaman jeruk membutuhkan waktu sekitar 2-3 tahun.

6. Bagaimana jika biji yang ditanam tidak tumbuh?

Jika biji yang ditanam tidak tumbuh, coba lagi menggunakan biji jeruk yang baru dan pastikan untuk memenuhi semua syarat yang diperlukan.

7. Apakah perlu memberi pupuk pada tanaman jeruk dari biji?

Ya, perlu memberikan pupuk baik itu pupuk organik atau pupuk kimia untuk mempercepat pertumbuhan dan kekuatan tanaman.

8. Berapa kali dalam sebulan sebaiknya memberikan pemupukan pada tanaman jeruk dari biji?

Memberikan pemupukan sekitar dua kali dalam setiap bulannya dapat membantu tanaman jeruk lebih cepat tumbuh subur.

9. Apa yang masa dua kali dalam sebulan diberi pupuk?

Untuk pemupukan pertama, sekitar 3 minggu setelah ditanam. Sedangkan untuk pemupukan kedua, dilakukan sekitar setiap 2 bulan sekali.

10. Apakah perlu memangkas tanaman jeruk dari biji?

Iya, pasti harus memangkas tanaman jeruk dari biji terutama pada saat pertama kali ditanam agar dapat membantu pertumbuhan cabang baru.

11. Apa jenis tanah yang cocok untuk menanam jeruk dari biji?

Tanah yang banyak terdiri dari unsur nitrogen dan berpasir bervariasi cocok untuk menanam jeruk dari biji.

12. Apakah tanaman jeruk dari biji bisa berbuah?

Tanaman jeruk dari biji dapat berbuah, tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan tanaman jeruk dari bibit.

13. Bagaimana cara merawat tanaman jeruk dari biji agar tetap sehat dan subur?

Cara merawat tanaman jeruk dari biji agar tetap sehat dan subur adalah dengan rutin menyiram tanaman, memberikan paparan sinar matahari yang cukup, memberikan pupuk, dan memangkas tanaman jeruk secara rutin.

Kesimpulan

Menanam jeruk dari biji memang memerlukan sedikit kesabaran, namun hasilnya akan sangat memuaskan. Jeruk yang tumbuh dari biji yang kita tanam sendiri akan memberikan rasa kebanggaan tersendiri, selain itu juga kita bisa menghemat budget dalam membeli bibit jeruk. Dengan melakukan langkah-langkah yang tepat, kita bisa memiliki tanaman jeruk yang sehat dan subur dalam waktu yang relatif singkat.

Penutup

Berkebun merupakan salah satu hobi yang sering dilakukan untuk mengisi waktu luang dan menyehatkan jiwa. Menanam tanaman jeruk dari biji merupakan salah satu alternatif kegiatan berkebun yang dapat dilakukan di rumah. Dengan melakukan cara yang benar ketika menanam jeruk dari biji, kita bisa menghasilkan jeruk yang sehat dan enak untuk dikonsumsi. Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca yang ingin mencoba menanam jeruk dari biji.

Sampai jumpa!