Cara Menanam Kelor dari Biji: Panduan Lengkap

Pendahuluan

Selamat datang para pembaca, kali ini kita akan membahas tentang tanaman yang sangat bermanfaat yakni kelor. Kelor dikenal dengan sebutan “pohon ajaib” karena hampir seluruh bagian pohonnya dapat dimanfaatkan dan memiliki khasiat untuk kesehatan. Salah satu keunggulan kelor adalah dari bijinya yang mudah ditanam, tidak membutuhkan perawatan yang rumit serta dapat tumbuh subur di lahan kering. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara menanam kelor dari bijinya. Langkah-langkah ini dapat dilakukan bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman dalam bercocok tanam. Yuk, simak artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi kesehatan Anda dan lingkungan.

Langkah-langkah Menanam Kelor

1. Pilih Biji Kelor yang Berkualitas

Pemilihan biji kelor yang berkualitas merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menanam pohon kelor. Pilihlah biji kelor yang sudah matang dan berwarna coklat tua selain itu, biji ini juga harus sehat, tidak pecah atau menderita penyakit. Anda dapat membeli biji kelor di toko tanaman terdekat atau mengambil biji dari pohon kelor yang sudah dewasa.

2. Cuci Biji Kelor Secara Bersih

Cuci biji kelor yang telah Anda pilih dengan bersih di bawah kran air hangat selama kurang lebih 2 menit. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan biji kelor yang disiapkan dalam keadaan bersih dan tidak terkena kotoran yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

3. Rendam Biji Kelor dalam Air

Setelah dicuci, rendam biji kelor dalam wadah berisi air selama kurang lebih 24 jam. Ini bertujuan untuk membantu mempercepat proses perkecambahan.

4. Siapkan Media Tanam yang Subur

Untuk mendapatkan tanaman kelor yang subur, disarankan menggunakan media tanam yang melembabkan seperti tanah liat yang dicampur dengan sekam. Media tanam harus memiliki pH antara 6 hingga 7 dan cukup gembur untuk melestarikan akar sekaligus menghindari terjadinya erosi atau keruntuhan. Siapkan lubang tanam dengan kedalaman sekitar 1-2 cm, dan jarak tanam sekitar 5-10 cm tergantung pada letak lahan.

5. Tanam Biji Kelor

Biji kelor yang telah direndam selama 24 jam kemudian dapat ditanam di media tanam yang telah disiapkan. Tempatkan biji kelor ke dalam lubang tanam, kemudian tutup dengan sedikit tanah. Lakukan tahap ini secara hati-hati untuk memastikan bahwa biji tidak rusak.

6. Berikan Air Secukupnya

Kelola bibit kelor dengan baik, sampai tanaman tumbuh subur dengan memberikan air secukupnya. Jangan terlalu sering menyiram tanaman agar tidak merusak pertumbuhan akar yang lemah dan hindari terkena sinar matahari langsung.

7. Berikan Pupuk Organik

Setelah tanaman kelor mencapai tinggi sekitar 20-30 cm, berikan pupuk organik setidaknya sebulan sekali untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Jenis pupuk yang baik adalah pupuk kandang yang dicampur dengan kaliandra atau jerami.

8. Pemangkasan Pohon Kelor

Pemangkasan pohon kelor yang tidak teratur dapat memengaruhi produksi dari pohon kelor. Pemangkasan pohon kelor dilakukan setelah tanaman mencapai usia sekitar 6-8 bulan. Pemangkasan ini membantu membentuk bentuk pohon kelor yang baik dan memungkinkan untuk mengambil daun atau buah kelor dengan baik.

9. Sarana Penunjang Pertumbuhan Tanaman

Sarana penunjang pertumbuhan tanaman kelor seperti pembuatan tumpukan daun kering atau potongan kayu dapat membantu menjaga kelembaban tanah, sekaligus sebagai sumber nutrisi bagi tanaman kelor. Selain itu, juga disarankan untuk menanam tanaman lain sebagai penunjang seperti merambat, asam-asaman dan lain-lain.

10. Cek Kondisi Tanaman Secara Rutin

Periksa kondisi tanaman secara rutin mulai dari daun, cabang, hingga akar. Jika ditemukan tanda-tanda yang aneh, seperti daun layu atau akar batang yang berbuah, segera tangani dengan memberikan pupuk atau disiram dengan air secukupnya.

11. Pelindung Tanaman Kelor

Tanaman kelor merupakan favorit dari hewan hama seperti termites, ulat, hingga tikus. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memasang pelindung tanaman kelor seperti kawat atau jerami di sekitar tanaman kelor.

12. Panen Buah Kelor

Buah kelor dapat di panen ketika kulit buah telah mengalami perubahan warna menjadi kuning atau coklat. Buah kelor dapat dipetik dan dikeringkan di tempat yang terbuka atau digunakan langsung untuk kebutuhan dapur.

Tips dan Trik

1. Pilih lahan yang memadai

Sebelum menanam kelor, pilihlah lahan yang memenuhi syarat seperti lahan kering atau datar dengan intensitas sinar matahari yang cukup.

2. Jangan terlalu banyak menyiram tanaman

Seperti halnya tanaman lain, kelor membutuhkan air yang cukup meski tidak terlalu sering. Hati-hati dalam menyiram tanaman kelor karena dapat memengaruhi pertumbuhan akar dan mengakibatkan kerusakan pada akar.

3. Gunakan benih berkualitas

Gunakan benih kelor berkualitas untuk mendapatkan hasil tanam yang produktif.

4. Perhatikan tata letak tanaman

Pastikan tanaman kelor ditanam pada jarak yang cukup, untuk mendapatkan hasil tanam yang maksimal.

5. Berikan perawatan secara teratur

Berikan perawatan kepada tanaman kelor secara teratur, seperti pemangkasan dan penyiraman, agar pertumbuhannya lebih optimal.

6. Lindungi Tanaman dari Serangan Hama

Gunakan perlindungan seperti jaring dibawah tanaman kelor untuk melindungi dari serangan hama seperti burung dan tikus.

7. Pangkas tunas dengan benar

Pemangkasan tunas harus dilakukan dengan benar untuk memperlancar kembangnya dan menjaga kualitas pohon kelor.

8. Nikmati manfaat dari kelor

Setelah berusaha menanam kelor, nikmati manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari atau sebagai obat herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.

9. Jangan lupa untuk mencatat progress tanaman Anda

Mencatat kemajuan tanaman kelor akan membantu Anda memperbarui kebiasaan dan pengalaman sebagai peliharanya.

10. Pasang Marker

Pasang marker atau penanda pada lahan untuk memudahkan dalam memantau progres pertumbuhan tanaman dan perawatan yang diberikan.

Demikianlah rangkuman mengenai cara menanam kelor dari bijinya lengkap dengan tips dan trik yang dapat diterapkan oleh pemula maupun yang sudah berpengalaman dalam bercocok tanam. Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Anda yang ingin membuat lahan tanaman kelor sendiri. Selamat mencoba!

Cara Menanam Kelor dari Biji: Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

Kelor atau Moringa oleifera merupakan tanaman yang memiliki banyak kelebihan, diantaranya:

  • Mudah dikembangkan dan tumbuh dengan cepat
  • Mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan dan dapat dijadikan bahan baku produk makanan dan obat-obatan
  • Dapat tumbuh di berbagai jenis tanah dan kondisi cuaca
  • Mempunyai sistem perakaran yang kuat sehingga tidak mudah roboh atau ditiup angin
  • Dapat tumbuh hingga 10-12 meter dalam jangka waktu 7-8 bulan sehingga dapat dijadikan sebagai tanaman peneduh

Kekurangan

Walaupun memiliki banyak kelebihan, namun kelor juga memiliki kekurangan, diantaranya:

  • Biji kelor memiliki lapisan keras sehingga memerlukan perendaman atau pengikisan agar dapat berkecambah
  • Proses pemangkasan dan perawatan untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas produksi dapat memerlukan waktu dan tenaga yang cukup banyak
  • Produksi buah kelor dapat menurun dalam kondisi lingkungan yang kurang baik atau diserang hama dan penyakit
  • Tanaman kelor dapat menimbulkan masalah lingkungan jika ditanam di lahan yang terbatas karena dapat menutupi tanaman lain atau merusak struktur dan infrastruktur yang ada

Bagi yang ingin menanam kelor dari biji, berikut cara yang dapat dilakukan:

  1. Siapkan biji kelor yang telah disimpan dalam air selama 24 jam
  2. Pilihlah tanah yang subur dan drainase yang baik untuk menanam biji
  3. Buat lubang tanam sekitar 2-3 cm dan letakkan biji di dalamnya
  4. Tutup biji dengan tanah dan siram dengan air
  5. Perawatan yang harus dilakukan antara lain penyiraman yang cukup, pemangkasan, dan pemberian pupuk yang sesuai

FAQ

1. Apa itu biji kelor?

Biji kelor adalah biji yang berasal dari tanaman kelor yang biasanya digunakan sebagai bahan obat.

2. Apakah bisa menanam kelor dari bijinya?

Ya, kelor bisa ditanam dari bijinya.

3. Apa yang dibutuhkan untuk menanam kelor dari bijinya?

Kamu membutuhkan biji kelor, pot, tanah, dan air.

4. Kapan waktu yang tepat untuk menanam kelor dari bijinya?

Waktu yang tepat untuk menanam kelor dari bijinya adalah pada musim semi atau musim hujan.

5. Bagaimana cara menyiapkan biji kelor untuk ditanam?

Kamu bisa merendam biji kelor dalam air selama semalam sebelum menanam untuk meningkatkan tingkat keberhasilannya.

6. Bagaimana cara menanam biji kelor?

Kamu bisa menanam biji kelor dalam pot dengan kedalaman sekitar 2 cm. Pastikan untuk menyiraminya secara teratur.

7. Apa yang perlu diperhatikan setelah menanam biji kelor?

Jangan biarkan tanah terlalu kering dan pastikan untuk memberi pupuk secara teratur.

8. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk kelor tumbuh dari bijinya?

Waktu yang dibutuhkan biasanya sekitar 1-2 minggu.

9. Bagaimana cara merawat tanaman kelor yang sudah tumbuh dari bijinya?

Pastikan untuk menyiram tanah secara teratur dan berikan pupuk secara teratur. Juga pastikan untuk memangkasnya agar tidak terlalu tinggi.

10. Apakah tanaman kelor mudah sakit?

Tanaman kelor cukup tahan dan jarang sakit, tetapi pastikan untuk menyemprotkan pestisida jika terlihat adanya hama atau penyakit.

11. Bagaimana cara memanen kelor yang sudah tumbuh dari bijinya?

Kamu perlu memanen daun kelor yang sudah cukup tua dan cukup besar, lalu potong bagian batangnya.

12. Apa manfaat dari tanaman kelor?

Tanaman kelor memiliki banyak manfaat, termasuk sebagai bahan obat dan sumber nutrisi tinggi.

13. Bagaimana cara menggunakan daun kelor yang sudah dipanen?

Daun kelor bisa dimasak layaknya sayuran atau dijadikan bahan obat.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menanam kelor dari bijinya cukup mudah dilakukan. Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih biji yang baik, mempersiapkan media tanam yang sesuai, dan memberikan perawatan yang baik. Kelor sendiri memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan dapat dijadikan alternatif pangan, sehingga menanam kelor dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memanfaatkan halaman rumah. Selain itu, menanam kelor dari bijinya juga dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat sebagai hobi.

Penutup

Demikianlah artikel mengenai cara menanam kelor dari bijinya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin menanam kelor di halaman rumah. Ingatlah untuk selalu memilih biji yang baik, mempersiapkan media tanam yang sesuai, dan memberikan perawatan yang baik agar kelor dapat tumbuh dengan optimal. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah membaca.