Cara Menanam Markisa: Panduan Lengkap untuk Pemula

Pendahuluan

Selamat datang di artikel kami mengenai cara menanam markisa. Tanaman markisa adalah tanaman buah-buahan tropis yang menghasilkan buah berdaging tebal dan berbiji banyak. Markisa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan youga menjadikan tanaman ini sebagai pilihan untuk ditanam di kebun atau halaman rumah. Namun, untuk menumbuhkan tanaman ini, anda harus mengetahui cara menanam markisa yang baik dan benar. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Langkah-Langkah Menanam Markisa

1. Memilih Jenis Markisa

Saat akan menanam markisa, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memilih jenis markisa yang ingin ditanam. Ada dua jenis markisa yang paling banyak ditanam yaitu markisa kuning dan markisa ungu. Keduanya memiliki rasa yang sama enak, namun markisa kuning lebih sering ditemukan dan dipilih.

2. Persiapan Tanah dan Media Tanaman

Markisa membutuhkan tanah yang gembur, subur, dan berdrainase baik. Pastikan tanah tidak terlalu padat atau berpasir. Tanah yang tidak subur dan berdrainase buruk akan membuat markisa mudah busuk akar dan mengganggu pertumbuhannya. Selain itu, media tanaman yang digunakan untuk penanaman bisa menggunakan campuran antara sekam, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.

3. Menyiapkan Lubang Tanam

Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 40 cm dan lebar 40 cm. Pastikan antar lubang tanam terpisah 3 – 4 meter. Ini akan memberikan ruang yang cukup untuk tanaman markisa tumbuh. Setelah itu, tambahkan pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos ke dalam lubang tanam tersebut.

4. Menanam Bibit Markisa

Letakkan bibit markisa Anda ke dalam lubang tanam dan tutup dengan tanah. Tanah harus diisi dengan cukup padat untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pastikan bibit tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal saat ditanam sehingga akar bisa tumbuh dengan baik.

5. Memberi Air

Setelah bibit ditanam, beri air secukupnya agar tanah cukup lembab. Markisa membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh. Namun, jangan terlalu sering memberi air agar tanah tidak terlalu basah dan memicu pertumbuhan jamur yang tidak diinginkan.

6. Memberi Sinar Matahari yang Cukup

Markisa membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Sebaiknya tanam markisa di tempat yang terkena sinar matahari langsung, namun jangan terlalu terkena sinar matahari penuh sehingga daun dan buah tidak gosong.

7. Menyiram dan Memberi Pupuk Secara Rutin

Menyiram tanaman dan memberikan pupuk secara berkala dapat membantu pertumbuhan tanaman markisa. Menyiram air secara rutin membantu menjaga kelembaban tanah yang dibutuhkan markisa, sedangkan memberikan pupuk membantu menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk setiap tahap pertumbuhan

8. Membuat Pagar dan Menghindari Serangga

Markisa mudah diserang oleh hewan yang mencari makan atau serangga seperti trip dan kumbang buah. Untuk mencegah serangan hewan, pasanglah pagar dengan kawat berduri di sekitar tanaman markisa. Sedangkan untuk menghindari serangan serangga, Anda bisa menggunakan insektisida atau pestisida alami dari bahan alami seperti daun krisan, daun pepaya, dan daun jintan hitam

9. Memetik Buah Markisa

Waktu yang tepat untuk memetik buah markisa adalah ketika buah tersebut telah matang. Tanda buah markisa yang matang adalah buah yang kulitnya keriput dan warnanya sudah agak kekuningan. Buah yang telah masak akan mudah dipetik dan tidak mudah jatuh dari tanaman.

10. Menjaga Tanaman dari Penyakit dan Hama

Jika tanaman markisa terkena penyakit seperti layu atau busuk akar, segera ambil tindakan untuk mencegah penyebaran dan kematian tanaman. Jangan lupa mengecek tanaman Anda setiap beberapa hari sekali dan membersihkan sisa-sisa tanaman dari dekatnya agar tidak menarik serangga dan hama.

11. Memangkas Tanaman Markisa

Markisa dapat tumbuh subur dengan cepat jika diberi perhatian dan asupan nutrisi yang cukup. Agar tanaman markisa terlihat rapi dan mudah dalam pengelolaannya, Anda bisa memangkas bagian-bagian tanaman yang tidak diperlukan. Bagian yang dipangkas biasanya adalah ranting, daun kering atau daun/dahan yang rusak atau memberikan rintangan pada tanaman yang tumbuh.

12. Menjaga Kematangan Buah Markisa

Jika Anda menginginkan buah markisa yang besar dan lezat, pastikan bahwa buah tersebut dijemur dengan sinar matahari yang cukup. Rendamlah buah dalam air dingin selama semalaman dan pastikan buah tersebut didinginkan sebelum dihidangkan. Dengan begitu, buah markisa akan selalu terjaga kematangannya dan lebih enak untuk di konsumsi.

Tips dan Trik Menanam Markisa

1. Pilih bibit dengan benar

Pilih bibit dengan baik untuk memastikan tanaman yang ditanam dengan benar. Bibit yang bagus memiliki ranting yang kuat dan tanaman yang sehat. Pastikan bibit diambil dari penghasil bibit yang terpercaya.

2. Pilih lokasi yang tepat

Markisa membutuhkan lokasi yang terang dan cerah. Cobalah memilih lokasi yang tidak terkena angin dan memiliki sufisien ruang untuk tanaman tumbuh.

3. Lebih baik memilih tanah yang kaya akan unsur hara

Tanah harus menawarkan kondisi yang ideal untuk tumbuhan ini. Markisa butuh nutrisi yang baik, air dan sinar matahari dengan baik, dan jumlah brita dan mineral di tanah yang cukup.Gunakan pupuk tanaman yang tepat untuk meningkatkan kualitas tanah agar tanaman dapat tumbuh sehat.

4. Menyiram Tanaman dengan Benar

Markisa membutuhkan banyak air tetapi perlu hati-hati saat menyirami tanaman. Hindari menyiram tanaman terlalu banyak, karena bisa membuat kondisi tanah menjadi terlalu lembap. Sebaiknya menyiram tanaman pada pagi atau sore hari. Sebaiknya dengan cara di air mati satu atau dua kali dalam seminggu.

5. Periksa tanaman secara rutin

Inspect tanaman anda dengan baik dan pastikan tidak ada hama yang merusak batang atau daun. Pastikan juga tidak ada buah yang terlalu dangkal karena bisa menyebabkan buah tersebut rusak.

6. Bersihkan sisa tanaman

Seringkali sisa – sisa tanaman menjadi sarang infeksi hama atau penyakit lainnya. Pastikan tomat- tomat yang jatuh ke tanah diambil dan pangkaslah daun-daun yang sudah kering atau layu.

7. Beri Ruang yang Cukup

Meski tanaman markisa terlihat lebih pendek di awal, tetapi pastikan untuk memberi ruang yang cukup agar tidak terkendala saat mulai tumbuh. Pastikan juga untuk menanam tanaman pada jarak yang cukup sehingga tanaman tidak menyerobot satu sama lain.

8. Bersihkan rumput di sekitar tanaman

sisa rumput dan dedaunan lainnya dapat merusak kemampuan tanah dan nutrisinya. Pastikan untuk membersihkan rumput di sekitar tanaman secara teratur.

9. Memahami musuh alami

Terdapat beberapa perawatan alami yang dapat membantu tanaman markisa tumbuh lebih sehat. Insektisida alami dari bahan dasar tanaman dapat membantu menghindarkan serangan hama atau penyakit.

10. rajin memanen

Manen buah dengan cepat dan jangan biarkan terlalu lama tergeletak di tanah agar tidak menjadi sarang serangga atau hama. Pastikan juga menjaga kebersihan alat panen agar tidak terjadi penyakit atau hama yang masuk ke tanaman.

Cara Menanam Markisa: Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

Markisa adalah tanaman buah tropis yang sangat populer. Pasalnya, markisa memiliki banyak kelebihan. Berikut adalah beberapa kelebihan markisa dalam menanamnya:

Kelebihan Penjelasan
Mudah ditanam Markisa dapat ditanam dalam pot atau di tanah. Tanam dalam pot pun akan mudah dipindahkan jika ingin diletakkan di tempat yang lebih baik untuk pertumbuhannya.
Buahnya enak Markisa dikenal sebagai buah yang enak dan menyegarkan. Selain itu, bisa dijadikan bahan dasar untuk membuat minuman segar seperti jus atau es buah.
Penyerbukan sendiri Markisa dapat melakukan penyerbukan sendiri, yang artinya, Anda tidak perlu mengelolanya secara manual. Tanaman ini dapat menghasilkan buah secara otomatis.

Kekurangan

Setiap tanaman pasti memiliki kelemahan atau kekurangan tertentu. Untuk markisa, meskipun memiliki banyak kelebihan, namun kekurangannya pun perlu diketahui. Berikut adalah beberapa kekurangan markisa dalam menanamnya:

Kekurangan Penjelasan
Memerlukan perawatan khusus Untuk memastikan agar tanaman markisa tumbuh optimal, biasanya membutuhkan perawatan ekstra seperti pemupukan, penyiraman, dan penjagaan kualitas tanah.
Susceptible terhadap penyakit Tanaman markisa rentan terhadap serangan kutu daun, belalang, penyakit antraknosa dan busuk akar, yang dapat menyebabkan kematian tanaman jika tidak ditangani dengan cepat.
Batas hidup yang pendek Tanaman markisa berumur panjang sekitar dua hingga tiga tahun. Setelah mencapai usia ini, tanaman akan mulai menurun produktivitasnya dan membutuhkan pergantian dengan bibit atau tanaman baru.

Begitu banyak kelebihan dan kekurangan dalam menanam markisa. Sebelum memulai menanam, pertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan yang ada. Selalu perhatikan cara perawatan yang tepat agar pertumbuhan tanaman lebih sempurna.

FAQ

1. Apa itu markisa?

Markisa adalah buah yang berasal dari Amerika Selatan yang memiliki rasa asam segar dan dikenal sebagai passion fruit dalam bahasa Inggris.

2. Apa keuntungan menanam markisa di kebun saya?

Menanam markisa di kebun bisa memberikan Anda akses pada buah yang sehat dan enak. Selain itu, markisa juga kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

3. Apa yang harus saya persiapkan sebelum menanam markisa?

Anda harus mempersiapkan lahan yang baik dengan tanah yang gembur dan subur, dan pastikan tanah tersebut memiliki aerasi dan drainase yang baik agar bibit tidak mudah busuk akar.

4. Kapan waktu yang tepat untuk menanam markisa?

Waktu yang tepat untuk menanam markisa adalah pada awal musim semi atau musim gugur, ketika suhu udara masih hangat namun tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

5. Apa cara terbaik untuk menanam markisa?

Cara terbaik untuk menanam markisa adalah dengan memulainya menggunakan bibit dari pekebun atau toko tanaman yang terpercaya. Pastikan untuk memberi pupuk organik sebelum menanam bibit di lahan dengan jarak antar tanam empat meter agar tanaman memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh.

6. Bagaimana cara memberi air pada tanaman markisa?

Tanaman markisa membutuhkan air yang cukup, tetapi jangan terlalu sering memberi air, pastikan air meresap ke dalam tanah dan tidak menggenang. Saat musim penghujan, cukup berikan air jika tanah di sekitar tanaman terlihat kering.

7. Bagaimana cara memberikan pupuk pada tanaman markisa?

Anda bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kimia dengan dosis yang tepat. Pupuk organik bisa diberikan setiap bulan sekali dengan beberapa jengkol, kotoran sapi atau ayam dan sampah organik lainnya, sementara pupuk kimia sebaiknya diberikan setiap tiga bulan sekali dengan dosis yang ditunjukkan pada kemasannya.

8. Bagaimana cara merawat markisa sehari-hari?

Anda perlu memeriksa tanaman secara teratur untuk memastikan tidak ada hama atau penyakit yang merusak. Anda juga perlu memangkas daun dan cabang yang sudah tua atau rusak agar tanaman tetap sehat dan produktif.

9. Apakah markisa cocok untuk ditanam dalam pot atau wadah?

Markisa bisa tumbuh dengan baik dalam pot atau wadah, namun pastikan untuk memilih wadah yang cukup besar dan memperhatikan drainage agar tanaman tidak kelebihan air.

10. Kapan saya bisa memanen markisa yang saya tanam?

Anda bisa memanen markisa sekitar 80-90 hari setelah bibit ditanam. Anda dapat memanen saat buah sudah matang dan jatuh sendiri dari pohon atau ketika kulit buah sudah berwarna kuning.

11. Bagaimana cara memanen markisa?

Anda bisa memanen markisa dengan cara memutar buah ringan dan menariknya perlahan secara vertikal ke atas. Pastikan untuk tidak merusak batang atau cabang saat memanen buah.

12. Apa rekomendasi penggunaan markisa di dapur?

Markisa dapat digunakan untuk membuat jus, selai, saus, atau bahkan sebagai bahan topping untuk kue dan pai. Selain itu, kekayaan nutrisi dan antioksidan dalam markisa juga bagus untuk kesehatan kulit dan rambut.

13. Apa yang harus saya lakukan jika tanaman markisa saya tidak tumbuh dengan baik?

Anda bisa mencari tahu penyebabnya, apakah karena serangan hama atau penyakit, kekurangan nutrisi, atau faktor lingkungan lainnya. Jika terjadi masalah pada tanaman, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahli pertanian atau toko tanaman terpercaya untuk mendapatkan solusi terbaik.

Kesimpulan

Markisa merupakan buah yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang enak, markisa juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Cara menanam markisa terbilang mudah, cukup dengan memilih bibit yang berkualitas dan tempat yang terkena sinar matahari secara cukup. Kemudian, tanam bibit pada media tanam yang cocok seperti tanah gembur dan subur. Jangan lupa untuk memberikan perawatan yang baik seperti penyiraman dan pemupukan secara teratur. Dengan adanya cara menanam markisa yang tepat, kita dapat menikmati buah segar yang dihasilkannya.

Penutup

Bagi pemula yang ingin mencoba menanam markisa di rumah, tidak perlu khawatir karena cara menanam markisa sangat sederhana. Selain itu, dengan menanam markisa di rumah, kita juga dapat menghemat biaya dan menghindari penggunaan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, dengan menanam markisa di rumah, kita juga dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menanam dan merawat tanaman. Terakhir, selamat mencoba cara menanam markisa di rumah dan semoga berhasil. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.